SEJARAH DESA SUMBERASRI

  20 Maret 2017  |  DESA SUMBERASRI

Wilayah Desa Sumberasri dan sekitarnya awalnya berupa hutan belantara, sekitar tahun 1823-1930 banyak pendatang yang berasal dari wilayah Yogyakarta, Jawa Tengah, Kediri dan Blitar yang membuka hutan sebagai tempat pemukiman dan sebagai gerombolan rumah satu dengan yang lain saling berjauhan. Pada saat itu belumada penataan jalan dan pengaturan kawasan. Baru pada tahun 1933 Pemerintah Kolonial Hindia Belanda melakukan penataan jalan wilayah sawah dan pekarangan. Serta penataan pengairan di wilayah sawah.

        Membahas asal – usul Desa Sumberasri tidak dapat dilepaskan dengan asal usul  Desa Grajagan. Sebab Desa Grajagan merupakan desa induk Desa Sumberasri dan beberapa desa disekitarnya, yang berada dalam wilayah Kecamatan Tegaldlimo dan Purwoharjo.

        Desa Grajagan awalnya berupa kampung dan akhirnya berkembang semakin luas menjadi desa. Desa Grajagan didirikan pada tahun 1805 oleh Bapak Wono Samudro dan  kepemimpinan Desa Grajagan dari tahun ke tahun antara lain :

  1. Wono Samudro mulai tahun 1880 - 1890
  2. Rekso Samudro mulai tahun 1890 – 1930
  3. Tirto Samudro mulai tahun 1930 – 1950. Pusat pemerintahan mulai tahun  1938 di pindah di  Dusun Curahjati (Sekarang Sumberasri Timur Batas Sumberasri – Desa  Grajagan).
  4. Noto Sudarmo mulai tahun 1950 – 1968
  5. Anas Makruf mulai tahun 1968 -1979

Pusat pemerintahan Desa Grajagan mulai tahun 1938 dipindah dari Dusun Grajagan ke Dusun Curahjati. Karena ada penataan kawasan hutan,kawasan perumahan dan persawahan oleh pemerintah Belanda.

Pada masa pemerintahan Anas Makruf Desa Grajagan dilakukan pemekaran desa, yaitu Desa Grajagan sebagai Desa Induk dan Sumberasri sebagai Desa Pecahan.Secara resmi dilakukan pada tanggal 27 November 1969, kemudian pemerintah Desa Sumberasri mulai bekerja efektif.

Pemberian nama Desa Sumberasri merupakan hasil kesepakatan para tokoh dengan mempertimbangkan faktor sejarah dan potensi yang ada di kawasan calon wilayah Desa Sumberasri. Beberapa hal yang menjadi pertimbangan antara lain:

  1. Dari lokasi sumber air besar di Dusun Krajan yang disebut oleh masyarakat dengan Sumber Gondang (lokasi sumber Gondang berada di sawah wilayah Dusun Krajan). Di Sumber Gondang tersebut ada orang yang pertama membuka hutan, orang tersebut berasal dari Desa Purwoasri Kediri.
  2. Nama Dusun wilayah Sumberasri sebelum dipecah dengan Desa Grajagan. Namanya Dusun Purwoasri Kampung 13 (Telulas). Para tokoh sepakat nama “Sumber Gondang” dan nama Dusun “Purwoasri” sebagai inspirasi pemberian nama Desa. Sumber Gondang diambil kata “Sumber”. Sedangkan nama “Purwoasri” diambil kata “Asri”. Dan akhirnya jadilah nama Desa “Sumberasri”. Tokoh yang paling berperan dalam penentuan nama Desa Sumberasri adalah Kamituwo Dusun Purwoasri Kampung 13 (yang mewilayahi Desa Sumberasri sekarang) yaitu Bapak Murtamat atau yang terkenal dalam masyarakat Desa Sumberasri dengan panggilan Mbah WO.

Terhitung sampai tahun 2011 Desa Sumberasri telah berganti beberapa Kepala Desa. Adapun kepala desa yang memimpin desa Sumberasri adalah sebagai berikut:

Daftar Nama – nama Kepala Desa Sumberasri sejak berdirinya sampai sekarang.

NO

NAMA

TAHUN

KETERANGAN

1.

Marwan

1969-1971

Penunjukan

2

Sudiro

1971

Penunjukan

3

Markhoem

1971-1990

Penunjukan

4.

Moch Koempoel

1990-1998

Pemilihan

5.

Drs, Suyatno

1998-2013

Pemilihan

6

Sukadiyanto

2013-2019

Pemilihan

   Sumber: Kantor Desa Sumberasri, 2014

Pembangunan di wilayah Desa Sumberasri sebelum pemecahan dengan Desa Grajagan sudah dilakukan pembangunan layaknya dusun – dusun yang lain. Pemerintah baru Desa pecahan yang akhirnya diberi nama Desa Sumberasri, secara resmi melakukan kegiatan pembangunan mulai terbentuk pemerintahan Desa Pecahan dengan Kepala Desa pertama Bapak Marwan.

Dalam masa kepemimpinan Pak Marwan pembangunan terfokus pada pembangunan prasarana jalan,karena banyak ruas jalan yang tidak dapat dilewati. Salah satu jasa Pak Marwan yang paling besar adalah pembangunan jalan pasar  keselatan menuju dusun Blok Solo. Kondisi jalan tersebut sebelum dibangun masih berupa rawa-rawa. Kepemimpinan pak Marwan berakhir pada tahun 1970 dan selanjutnya Kepemimpinan Desa Sumberasri  dipimpin oleh Bapak Sudiro. Pak Sudiro jadi Kepala Desa Sumberasri juga tunjukan dari Pemerintah Kabupaten. Pada masa kepemimpinan Pak Sudiro melakukan pembangunan jembatan Dusun Sumberejeki. (jembatan pak Pujo). Pak Sudiro Memimpin Desa Sumberasri hanya sekiatar  9 (Sembilan) bulan, karena meninggal dunia di awal beliau jadi Kepala Desa.

Sepeninggal Bapak Sudiro, Kepala Desa di ganti oleh Bapak Markhoem, beliau berasal dari personel ABRI. Aktif yang ditugaskan oleh Bupati. Beliau memimpin sebagai kepala Desa selama dua peruode, mulai tahun 1972 sampai tahun 1988, Pada masa Pak Markhoem memimpin Balai Desa Kantor Desa yang ada sekarang ini dibangun.

Sehabis masa jabatan Bapak Markhoem, pada tahun 1988 dilakukan pemilihan Kepala Desa Pertama di Desa Sumberasri, dengan dua orang calon yaitu Bapak Moch. Koempoel dan Bapak Marsam. Bapak Marsam berasal dari unsur tokoh masyarakat. Moch. Koempul sebelumnya merupakan seorang Sekretaris Desa, yang akhirnya memenangkan pemilihan Kades Pertama Desa Sumberasri. Bapak Moch Koempoel menjadi Kepala Desa untuk sekali masa jabatan sampai tahun 1997.

Pada tahun 1997 dilakukan pemilihan Kepala Desa yang Kedua, Calon Kades terdiri dari 5 (lima) orang yaitu Bapak Moch. Koempoel, Bapak Ikhrom (mantan perangkat desa), Bapak Marsum (Kasatgas Hansip), Bapak Suwardi (tokoh masyarakat) dan Bapak Drs. Suyatno (tokoh masyarakat). Pemilihan Kepala Desa yang kedua dimenangkan oleh Bapak Drs. Suyatno. Bapak Drs.Suyatno memimpin Desa Sumberasri untuk periode pertama sampai tahun 2007. Dan pada akhir tahun 2007 dilakukan pemilihan Kepala Desa yang ketiga, dalam pemilihan Kades yang ketiga ini ada 3 calon yaitu Bapak Drs. Suyatno (Kades Lama), Imam Ghozali (tokoh pemuda), Syambudi (Tokoh Pemuda). Pemilihan Kepala Desa yang ke tiga dimenangkan lagi oleh Bapak Drs. Suyatno. Kepemimpinan yang kedua Bapak Suyatno berakhir pada tahun 2013. Pada tahun 2013 Bapak Drs. Suyatno sudah tidak bisa mencalonkan lagi sebagai kepala desa dikarenakan sudah menjabat selama 2 kali periode. Pada tanggal 4 September 2013 dilaksanakan pemilihan Kepala Desa Sumberasri yang terdiri dari 2 calon yaitu: Calon Nomor urut 1 Bapak Akyasudin, S.Ag. dan calon nomor urut 2 Bapak Sukadiyanto (mantan Kepala Dusun Krajan). Dari hasil perhitungan suara pemilihan Kepala Desa Sumberasri pada tanggal 4 September 2013 dimenangkan oleh Calon Nomor Urut 2 yaitu Bapak Sukadiyanto untuk masa jabatan 2013 sampai 2019.

Contact Details

  Alamat :   Jl. Raya Sumberasri No. 18 Kecamatan Purwoharjo Kab. Banyuwangi Kode Pos 68483
  Email : desasumberasri@gmail.com
  Telp. : 085232693573, 081330460529, 085655213273
  Instagram :
  Facebook : Desa Sumberasri Purwo
  Twitter :


© 2019,   Web Desa Kabupaten Banyuwangi